Kenapa Motor Drag dan Thailook Memakai Ban Cacing?

skip leg day

skip leg day

Beberapa hari yang lalu ada topik panas mengenai 2 motor berbadan lumayan gede (sebut saja CBR250RR dan Ninja 250 FI) dengan ban kecil alias ban resing alias ban cacing seperti gambar diatas. Komentar saya? never skip a leg day bro. Proporsinya aneh, traksi ban juga saya yakin nggak ada yang berarti nggak bisa dipake nikung apalagi harian, itu kenapa nggak pake standar samping atau paddock? malah dijatohin kayak anak kecil parkir sepeda aja, dsb. Buat saya sih tidak peduli bagaimana motormu dimodif kayak apa, mau dibakar juga nggak masalah selama kalau ada apa-apa jangan libatkan orang lain. Blog post kali ini bukan membahas modifikasi kedua motor tadi melainkan ban yang digunakan terutama mengapa motor thailook dan drag memakai ban berukuran kecil. Selama ini teman-teman saya yang pakai ban model begini ditanya kenapa bakai beginian rata-rata jawabnya nggak tau atau cuma ikutan trend. Karena penasaran, saya coba cari tahu alasannya yang hasilnya silahkan dibaca dibawah. Mohon koreksi apabila salah terutama bagi ahli ilmu Fisika.

Baca lebih lanjut

Mengapa Ayrton Senna Bisa Jadi Legenda F1

Hari Minggu ini pembalap F1 pertama dari Indonesia akan tampil pada race pertama di Melbourne Australia. Tentunya sebagai rakyat Indonesia yang baik, kita harus support Rio Haryanto minimal semangat atau doa biar bisa mengharumkan nama Indonesia dan lagu Indonesia Raya bisa berkumandang untuk pertama kalinya di ajang F1. Ya memang selain skill, dana dan keberuntungan juga dibutuhkan effort atau kerja keras agar bisa sukses diajang balap roda 4 paling bergengsi didunia ini. Salah satu pembalap sukses di ajang F1 ini adalah Ayrton Senna.

2296 Baca lebih lanjut

Bocoran Mobil F1 yang Dipakai Rio Haryanto

Setelah sukses mengunci posisi second Driver di tim Manor Racing, timbul sebuah pertanyaan, Seperti apa mobil Rio Haryanto nanti di F1? Saat ini, semua tim yang berlaga di F1 sedang mempersiapkan diri untuk melakukan tes di Barcelona. Penasaran seperti apa mobil Rio Hartanto? monggo disimak.

Teaser Manor Racing

Teaser Manor Racing

Tahun ini Manor Racing akan menggunakan mobil MRT05 yang menggunakan mesin dari Mercedes PU106C Hybrid Turbo 1.6 L (1,600 cc) dengan konfigurasi V6 engine (90°) dan sanggup berteriak sampai 15,000 RPM karena emang dibatasi sampai segitu saja. Mesin ini diletakkan dibagian tengah mobil dengan layout MR. Dipadukan dengan transmisi Semi-automatic Sequential Gearbox 8 speed ditambah 1 mundur mampu memuntahkan tenaga sebesar 750–850 horsepower (560–630 kW) @ 15,000 RPM tergantung pada Motor Generator Unit–Kinetic (MGU-K). Dilihat dari spesifikasinya udah lumayan ya?

mesin Manor MRT05

mesin Manor MRT05

Yang menjadi sponsor tim Manor ini adalah PERTAMINA. Ya, perusahaan minyak negara kita ini menjadi sponsor utama Tim Manor Racing akibat suntikan dana yang diberikan sebagai sponsornya. Untuk masalah bensin apaan yang ntar dipake belum tau. Ya kalee F1 pake Pertalite :mrgreen:

moncong Manor MRT05

moncong Manor MRT05

Truk tim Manor

Truk tim Manor

Livery tim Manor didominasi warna orange dan biru gelap. Andai biru gelapnya diganti warna Ijo, akan mengingatkan kita pada Mazda 787B yang menjadi mobil jepang pertama dan mobil bermesin rotary pertama yang menang balapan Le Mans. Semoga aja nantinya Rio bisa membuat orang lain bengong heran karna bisa podium mengalahkan pesaingnya sama seperti Mazda 787B yang awalnya diremehkan eh pas podium berhasil bikin tim papan atas gigit jari :mrgreen:

Good Luck Rio Haryanto.

Nonton Real Road Racing Series di Net

Real Road Racing Series (disingkat aja RRRS ya, panjang ngetiknya) adalah program baru di net tv yang pertama tayang pada hari sabtu 30 Januari 2016 kemarin. Setelah kemarin kelupaan nonton karena ketiduran :mrgreen: akhirnya malam ini kesampaian juga nonton acara yang sepertinya ada bau bau bensinnya ini :mrgreen: . RRRS ini tayang setiap hari sabtu dan minggu pukul 22.00 atau 10 malam WIB.

real road racing series netAkhir akhir ini banyak bermunculan acara TV berbau otomotif yang dikemas dalam bentuk sinetron. Sebut saja ada Anak Jalanan yang bahkan sampai disponsori KMI karena Ninja 250nya, Anak Menteng yang maen Trail, sampai Go Drift yang ane ngarep ceritanya Colt T120ss bawa muatan sayur bisa ngalahin pembalap liar bawa silvia di jalan kayak jalanan antara gunung merapi merbabu 😆 . Sayangnya kebanyakan sinetron diatas malah kurang menonjolkan otomotifnya. Yang ditonjolkan dalam sinetron sinetron tersebut kalo nggak cinta cintaan ya rusuh, masih mirip mirip sama sinetron lainnya. Ibaratnya action cuma semenit, cinta cintaan gaje sejam lebih. Karenanya nggak heran kalo banyak yang bilang acara macam ini acara tidak mendidik pembodohan (ini yang bilang bukan ane lho, ane nggak pernah nonton sinetron soalnya).

Ketika dengar ada acara baru dengan nama RRRS, jadi sedikit heran kok Net bisa ikut ikutan bikin sinetron otomotif ya… mana jam tayangnya lumayan malem lagi. Setelah gagal nonton episode pertamanya karna ketiduran, akhirnya ane bisa nonton episode keduanya. Bagaimana jalan ceritanya? jawabannya seru. Eh, tapi kalo ente semua mengira RRRS ini acara semacam sinetron ente salah besar masbro dan mbak bro sekalian. RRRS ini bener bener Road Racing. Bukan sekedar sinetron dibumbui action karena tayangan RRRS ini murni balapan Road Racing yang dilakukan di jalan raya di Inggris sana yang disulap jadi sirkuit dadakan (anggap aja balap motor di Monaco 😆 ).

Pertama nonton ane disuguhi balapan Cookstown 100 dimana Jamie Hamilton bertarung melawan (siapa ya tadi namanya… lupa maaf masbro) di kelas 125cc kalo nggak salah. Di balapan ini ada beberapa kelas seperti 125cc, 250cc, 400cc, 600cc sampai supersport 1000cc. Jangan ngarep ada motor bebek disini :mrgreen: motor motor yang berlaga disini dari tadi ane liat kebanyakan merk jepang seperti Honda CBR, Suzuki GSXR, Kawasaki ninja sampai Yamaha YZF R.

Sebagai catatan, ane nonton nggak lengkap karena rebutan remote sama bapak yang mau nonton mister tukul sama berita. Begitu kedua acara bapak iklan, balik pindah channel ke net. Disini ane disuguhkan pertarungan antara Guy Martin yang naik Suzuki melawan  Michael Dunlop yang naik Honda. Pertarungannya lumayan seru sampai akhirnya Michael Dunlop berhasil mengalahkan Guy Martin dan memenangkan lomba. Selesai balapan eh malah iklan. Ya udah deh remote direbut dan ane nggak bisa nonton lagi karena acaranya udah habis 😦 .

Well, acara ini seru, terutama buat mas bro dan mbak bro sekalian yang suka dunia otomotif dan balap roda 2. Kedepannya mungkin bisa ditayangkan mengenai balap road racing di Indonesia atau malah balap mobil juga.