Teknologi Otomotif Jadul yang Dikira Baru

Akhir-akhir ini, pabrikan baik mobil maupun motor makin sering berinnovasi dengan berbagai teknologi (terutama dibagian mesin) yang intinya membuat efisiensi jauh bertambah namun tenaga yang dihasilkan tidak berkurang sama sekali malah bertambah. Sebagai konsumer, tentunya teknologi-teknologi seperti ini sangat bermanfaat karena keinginan egois kita (seperti maunya kencang tapi tetap irit) bisa terpenuhi. Walau begitu, pernah terpikir tidak dari mana asal-usul teknologi tadi? disini techtonime bakal mencoba mencari tau asal usul teknologi yang sering bikin penuh tulisan di brosur ini. Buat saya, teknologi baru itu teknologi yang baru ditemukan pada milenium ke 3 (tahun 2000 keatas).

Variable Valve Timing

Variable valve timing adalah sebuah teknologi dimana timing bukaan klep diatur sesuai dengan permintaan mesin. Jadi misalkan mesin bekerja di kecepatan rendah, bukaan klep untuk bensin hanya terbuka sedikit sekali sementara ketika mesin bekerja di kecepatan tinggi bukaan klep akan menjadi besar. Ini mengakibatkan konsumsi BBM mesin menjadi irit dikala macet namun bisa tetap kencang kalo mau. Teknologi ini sudah banyak diterapkan oleh berbagai perusahaan otomotif dengan nama yang berbeda-beda seperti Toyota dan Daihatsu dengan VVT-i, Suzuki dan Mazda dengan VVT, Honda dengan VTEC, BMW dengan Vanos, Mitsubishi dengan MIVEC sampai Yamaha dengan VVA. Untuk mesin 2 langkah, VVT ini namanya Power Valve yang lagi-lagi beda pabrikan beda nama seperti RC Valve pada Honda dan YPVS pada Yamaha.

Variable valve timing ini pertama kali dipatenkan sekitar tahun 1925 oleh penemu bernama Dejoe Csandy dan Edward Woydt di Amerika Serikat. Walau dipatenkan tahun 1925, namun teknologi ini sudah diaplikasikan diberbagai mesin seperti mesin uap sekitar abad ke 19 sampai mesin pesawat terbang Clerget V-8 200hp asal Perancis tahun 1910an. Untuk aplikasinya ke mobil, sudah diterapkan terlebih dahulu oleh Porsche pada tahun 1958.

Variable Geometry Turbo

Istilah ini populer di dunia otomotif Indonesia berkat masuknya Pajero Sport dan Fortuner. Variable geometry turbo alias VGT atau VNT kalau di Toyota adalah semacam teknologi dimana kalau biasanya pada turbo konvensional dibutuhkan tekanan tertentu dari gas buang untuk memutar turbin dimana tekanan gas buang tadi baru muncul di putaran mesin sekian (proses sebelum turbin berputar ini dinamakan turbo lag). Dengan turbo macam ini, sirip-sirip pada turbin bisa berubah sudutnya sehingga kala kala tekanan gas buang rendah, sirip akan menyesuaikan dirinya agar mampu menyedot udara segar lebih banyak kedalam mesin. Ketika tekanan udara sudah dirasa cukup besar, sirip akan berubah kembali agar tekanan yang dihasilkan tidak terlalu besar.

VGT ini pertama kali diciptakan oleh Joseph Szydlowski (nama aslinya Józef Szydłowski) sekitar tahun 1930 setelah ia pindah dari Jerman ke Perancis menghindari Nazi Jerman (karena ia Yahudi sementara Nazi melakukan genosida kepada Yahudi). Turbo ini pertama kali dipakai di mesin pesawat Hispano-Suiza 12Y dan dipasang ke pesawat  Dewoitine D.520 fighter milik angkatan udara Perancis pada tahun 1932. Aplikasinya ke mobil baru dipakai pada tahun 1988 oleh Honda Legend bermesin bensin V6 2000cc versi JDM.

Common Rail

Common rail adalah sebuah teknologi direct injection untuk mesin diesel seperti yang umum di Indonesia dan bensin. Pada mesin diesel, injektor mesin common rail memakai injektor bertekanan sangat tinggi (bisa mencapai 15000Psi). Pada mesin common rail terbaru, tekanan injektor bahkan bisa mencapai 44000Psi. Karena memakai injektor bertekanan tinggi inilah, bahan bakar yang diperlukan pada mesin (misalnya diesel) common rail harus sesuai seperti pakai Pertamina DEX misalnya. Tidak lucu kan kalau pake solar biasa malah solar tadi meledak terlebih dahulu di injektornya bukan di ruang bakar seperti cara kerja mesin diesel. Masih seperti diatas, beda pabrikan beda nama sebutannya. Mitsubishi menyebut teknologi ini dengan DI-D, Toyota dengan D-4D, Honda dengan i-DTEC, Hyundai dengan CRDi, VW Group dengan TDi, Chevrolet dengan VCDi sampai Mazda dengan Skyactiv-D.

Common rail pertama kali diuji coba dan dikembangkan sekitar akhir 1960an oleh Robert Huber dari Swiss dan kemudian teknologi ini dikembangkan lebih lanjut oleh Dr. Marco Ganser dari Swiss Federal Institute of Technology di Zurich Swiss. Setelah itu, common rail dikembangkan lagi oleh Ganser-Hydromag AG sekitar tahun 1995 Oberägeri. Aplikasi pertama pada kendaraan yang bisa bebas dibeli orang adalah Hino Ranger tahun 1995. Produksi sukses pertama ini dilakukan oleh Denso sekitar tahun 1995 tadi oleh Dr. Shohei Itoh danMasahiko Miyaki.

ABS

ABS atau Asal Berhenti Syukur Anti lock Braking System adalah sebuah teknologi untuk menunjang keselamatan dimana rem yang kalau ditekan keras bakalan mengunci dan membuat kendaraan bisa oleng dicegah dengan cara lepas rem lalu rem lagi (istilahnya rem dikocok) secara elektronis secara cepat sehingga kendaraan bisa lebih mudah dikendalikan dan resiko kecelakaan bisa berkurang.

ABS pertama kali dipakai oleh pesawat terbang pada tahun 1929 dan ditemukan oleh orang Perancis bernama Gabriel Voisin. ABS pertama kali dipakai di kendaraan darat pada tahun 1958 di motor Royal Enfield Super Meteor sebagai tes laboratorium. Kendaraan produksi massal pertama yang memakai ABS ini adalah Crysler Imperial tahun 1971 yang dikerjakan bersama oleh Bendix dan Crysler yang diberi nama Sure Brake. Walau begitu, sebenarnya tahun 1970 Ford sudah memakai sitem yang sama pada roda belakang Lincoln Continental sebagai opsi tambahan dan baru menjadi standar pada 1971. Biarpun sudah 40 tahun lebih ABS dipakai di kendaraan jalanan dan menjadi item wajib di Eropa, Amerika dan Jepang, namun di Indonesia masih banyak mobil maupun motor yang tidak dilengkapi dengan ABS. Piye iki?

 

Ya itu tadi sedikit mengenai Teknologi Otomotif Jadul yang Dikira Baru. Sebenarnya masih ada banyak lagi cuma capek nulisnya… Semoga mencerahkan (lanjut tidur lagi)

Review Android 6.0 Marshmallow di Evercoss Android One

marshmallowAndroid One emang jos soal update OS terbarunya. Pada hari Kamis minggu kemarin dapet notifikasi ada update baru untuk Android 6.0 alias Marshmallow dari yang sebelumnya 5.1.1 Lolipop. Setelah perjuangan download 300mb an pake kartu 3 dengan sinyal Edge karena sinyal didalam kamar kos jelek, sekitar Jumat pagi akhirnya beres update ke Android 6. Apa beda Android Lollipop dengan Marshmallow? monggo disimak sedikit review dari nyubi ini.

Baca lebih lanjut

Mobil Listrik Belum Cocok di Indonesia? Kenapa Tidak Buat Mobil Hybrid Saja

Post telat lagi…. niatnya publish awal september namun karena terkendala minimnya kuota internet buat riset ya akhirnya baru post sekarang 🙄

maxresdefaultseloAda yang tau Selo? Mobil listrik berbadan mobil exotic seperti Ferrari atau Lamborghini ini diambil alih pengembangannya oleh negara tetangga berinisial M (ngomong aja Malaysia… susah amat). Kecewa? ya. Terlebih setelah mobil listrik ini dinyatakan tidak lolos uji emisi? dan salah satu penggagas dan pemberi modal pak Dasep Ahmadi dan Dahlan Iskhan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan riset mobil listrik. Yah mau bagaimana lagi. Dalam dunia politik menjatuhkan lawan (dalam hal ini pak Dahlan Iskhan) sekalipun dengan cara yang licik dan tidak bermartabat itu biasa. Buktinya tenggok aja fp jonru di facebook atau forum forum politik kala pilpres 2014 lalu. Oke lah, fine kalo badan yang memeriksa kelayakan uji bilang mobil listrik tidak layak jalan di jalanan Indonesia. Lagipula mobil listrik murni punya beberapa kelemahan yang belum bisa diatasi dengan teknologi yang ada sekarang seperti : 1) Lamanya waktu charge baterai mobil tidak sebanding dengan jarak yang ditempuh kecuali ada yang mau bikin baterai mobil listrik mirip elpiji 3 kg yang tinggal ditukar kalau isinya habis. dan 2) Tidak adanya engine brake yang biasa dimanfaatkan kala melewati turunan.

Sebenarnya dengan teknologi yang ada saat ini, kelemahan kelemahan mobil listrik murni sudah bisa diatasi. Lah tadi katanya belum? kok ambigu? eh tenang dulu kelemahan mobil listrik murni memang belum bisa diatasi tapi kalo mesin listrik tadi digabungkan dengan mesin bensin atau diesel konvensional hasilnya kita masih dapat keuntungan mesin listrik dan mesin bbm. Caranya? adalah dengan menggunakan kombinasi keduanya dengan nama hybrid. Baca lebih lanjut

Bagaimana Cara Jepang Kembali Menguasai Dunia

Lagi lagi artikel telat. Nggak sesuai sama momentum peringatan 70 tahun bom nuklir di Hiroshima dan Nagasaki. Niatnya sih habis bahas Suzuki Ertiga kemarin malamnya post beginian tapi ah sudahlah. Lebih baik telat daripada tidak iya kan?

Pada 6 Agustus dan 9 Agustus 1945, 2 kota penting Jepang di bom oleh pasukan Amerika. Bom yang digunakan pun bukan sembarang bom. Kalau biasanya bom yang dijatuhkan ke wilayah musuh jumlahnya ribuan kalau ini cukup sebuah bom bernama little boy. Hebatnya kekuatan atau daya ledak bom yang ukurannya lebih kecil dibanding city car ini berdaya ledak setara 15 kilo ton TNT. Cukup untuk menghancurkan kota sebesar Hiroshima dan Nagasaki. Karena hancurnya kota kota di Jepang ini dan ancaman Amerika yang akan mengembom Tokyo, Jepang akhirnya menyerah tanpa syarat kepada Amerika tahun 1945.

Bom Atom di Nagasaki dan Hiroshima

Bom Atom di Nagasaki dan Hiroshima

Selesai perang, keadaan malah semakin memburuk. Jepang dipaksa mengganti kerugian Amerika akibat perang yang dilakukan oleh Jepang. Lebih parahnya lagi, embargo minyak, besi, baja oleh Amerika terhadap Jepang sebagai bentuk protes Amerika atas pendudukan Jepang di Tiongkok membuat industri di Jepang sebagai penggerak ekonomi utama masih berlangsung. Banyak pabrik pabrik yang berniat kembali membangun dari nol setelah hancur karena perang mengurungkan niatnya. Rakyat Jepang yang menjadi korban perang hanya dijatah makan sebuah kentang perharinya. Ditengah keadaan yang serba sulit tadi rakyat Jepang kembali belajar dan belajar. Tidak tanggung tanggung, yang dijadikan guru untuk menimba ilmu adalah Amerika Serikat yang bisa dibilang biang kerok keterpurukan Jepang saat itu. Baca lebih lanjut

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436H

Tidak terasa sebulan sudah kita telah bersama dengan bulan suci bernama Ramadhan. Tadi magrib 16 Juli 2015 pemerintah Indonesia (mentri agama) menggelar sidang isbat secara tertutup dan mengumumkan bahwa Idul Fitri 1 Syawal 1436H jatuh pada tanggal 17 Juli 2015.

Bagi ane sendiri Ramadhan kali ini bisa dibilang spesial karena:

  • Penetapan awal dan akhir Ramadhan antar ormas Islam besar di Indonesia bersamaan karena derajad letak Hilal lebih dari 2 derajad sehingga diperkirakan sampai dengan 10 tahun kedepan, kita akan merasakan nikmatnya Ramadhan bersamaan.
  • Jupiter dan Venus berada di posisi yang pas sehingga tampak ke dua planet tersebut berdekatan jika dilihat di bumi. Waktu paling pas untuk mengamati kedua planet ini adalah ketika berbuka puasa. Bagi yang masih penasaran, tenang saja karena fenomena ini berlangsung sampai awal Agustus (walau tidak sejelas dibulan Juli awal). Oh iya, kata orang Yunani kuno, bagi yang melihat Jupiter dan Venus berdekatan ini bakal segera menemukan jodoh kita. Sayangnya kenyataan lain mas bro 😦
  • Satelit buatan Amerika bernama New Horizon akhirnya berhasil mencapai planet Pluto setelah 9 tahun perjalanan. New Horizon ini menjadi benda angkasa buatan pertama yang berhasil mengambil foto Pluto dan satelitnya bernama Charon dengan jelas. Yang menarik, core CPU atau otak dari New Horizon ini sama dengan CPU yang digunakan Sony Playstation 1 yang bisa kita pakai buat bermain Harvest Moon, Final Fantasy, Gran Turismo2 dll waktu kecil.

Last, Taqaballahu Minna Waminkum. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436H. Mohon maaf lahir dan batin karena ane sendiri sadar kalau ane sering tanpa sengaja menyinggung orang lain ntah lewat posting, komentar maupun perbuatan ane selama ini. Semoga kita dipertemukan dengan Ramadhan indah tahun depan.

Mengenal Teknologi Forced Induction

Tau apa itu forced induction? menurut wikipedia forced induction adalah proses mendistribusikan udara terkompresi ke dalam mesin pembakaran dalam.  Mesin forced induction ini menggunakan kompresor udara untuk meningkatkan tekanan, temperatur dan kepadatan dari udara. Ketika udara yang sangat pada tersebut dicampurkan dengan bahan bakar dan dibakar, maka akan menghasilkan tenaga yang jauh lebih besar dari pada mesin tanpa forces induction. Mesin tanpa Forced induction biasa disebut dengan mesin Naturally Aspirated. Baca lebih lanjut