Kenapa Lampu Sein Warnanya Orange, Lampu Stop Warnanya Merah dan Lampu Utama Kuning/Putih?

Update artikel biar blog nggak jadi sarang demit :mrgreen: sesuai judul, pernah nggak berfikir kenapa lampu lampu pada kendaraan warnanya bisa standar begitu? Kenapa lampu sein warnanya orange, lampu utama warnanya kuning/putih dan lampu stop dibelakang itu warnanya merah? Kenapa sein nggak dibuat biru, lampu stop jadi hijau dan lampu utama merah aja. Setelah ane cari cari, ternyata jawabannya ternyata ada pas pelajaran fisika di smp/sma bab cahaya. Pantes aja lha wong kalo udah mulai pelajaran Fisika jaman sekolah dulu ane langsung mimpi indah soalnya :mrgreen:

lampu stop ungu sein biru

lampu stop ungu sein biru

Lampu Sein Berwarna Orange

Sejarahnya jaman dulu banyak kecelakaan gara gara orang asal belok kayak emak emak naik motor (maklum, jaman dulu belum ada lampu sein alias reteng ini). Karena itu diciptakan sebuah sinyal berupa bel dimana bel bunyi sekali berarti belok ke kanan kalau 2 kali berarti belok ke kiri. Solusi terpecahkan, hanya saja ketika itu jumlah kendaraan meningkat dan kala terjadi keramaian, driver jadi bingung ini siapa yang bunyiin bell dan ini mau belok kemana. Setelah dipikir pikir lagi akhirnya dipakai metode baru meninggalkan bunyi bunyian dari bell dengan memakai isyarat lampu. Pertanyaanya kenapa warnanya jingga (oranye) dipilih menjadi warna lampu sein? ternyata warna jingga memiliki spektrum warna yang panjang sehingga dapat dilihat dari kejauhan. Beberapa warna dan spektrumnya bisa dilihat dibawah ini:
Merah: 620-750 nm
Jingga: 590-620 nm
Kuning: 570-590 nm
Hijau: 495-570 nm
Biru: 450-495 nm
Ungu: 380-450 nm

Lampu Stop Warna Merah

Masih sama seperti diatas, lampu merah dipakai karena yang paling jelas kelihatan dari jarak jauh. Dengan tingkatan panjang gelombang yang tinggi, warna merah dan jingga atau kuning cenderung lebih direspon dengan baik oleh mata. Coba bayangin kalau diganti warna ungu… bisa bisa ada driver atau rider yang ngebut dibelakang kita tiba tiba nabrak belakang mobil/motor kita karena nggak kelihatan pas malam/hujan. Maka dari itu, tolong janggan ganti warna sinyal penting kayak gini jadi putih, hijau, biru dsb karena beresiko mencelakakan diri kita dan orang lain (lirik motornya alay πŸ™„ ).

Lampu Vario Techno kuning putih

Lampu Vario Techno kuning putih

Pertanyaan terakhir kenapa lampu utama warnanya kuning/putih ternyata itu sebenarnya cuma dari kebiasaan jaman dulu sebelum lampu ditemukan. Cahaya yang dihasilkan dari nyala api untuk penerangan warnanya mirip mirip kan dengan lampu kendaraan?. Terus bagus mana antara lampu putih dengan lampu kuning untuk headlamp? sebenarnya sama saja. Hanya lampu kuning cenderung bisa menerangi jalanan kala hujan/berkabut karena warna kuning sifatnya beda dengan warna putih yang memantul kembali ketika menyinari aspal basah/kabut. Lain cerita kalau sudah pakai hitung hitungan professor seperti lampu utama Vario Fi, GT125 dsb.semoga mencerahkan.

Iklan

5 thoughts on “Kenapa Lampu Sein Warnanya Orange, Lampu Stop Warnanya Merah dan Lampu Utama Kuning/Putih?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s