Bagaimana Cara Jepang Kembali Menguasai Dunia

Lagi lagi artikel telat. Nggak sesuai sama momentum peringatan 70 tahun bom nuklir di Hiroshima dan Nagasaki. Niatnya sih habis bahas Suzuki Ertiga kemarin malamnya post beginian tapi ah sudahlah. Lebih baik telat daripada tidak iya kan?

Pada 6 Agustus dan 9 Agustus 1945, 2 kota penting Jepang di bom oleh pasukan Amerika. Bom yang digunakan pun bukan sembarang bom. Kalau biasanya bom yang dijatuhkan ke wilayah musuh jumlahnya ribuan kalau ini cukup sebuah bom bernama little boy. Hebatnya kekuatan atau daya ledak bom yang ukurannya lebih kecil dibanding city car ini berdaya ledak setara 15 kilo ton TNT. Cukup untuk menghancurkan kota sebesar Hiroshima dan Nagasaki. Karena hancurnya kota kota di Jepang ini dan ancaman Amerika yang akan mengembom Tokyo, Jepang akhirnya menyerah tanpa syarat kepada Amerika tahun 1945.

Bom Atom di Nagasaki dan Hiroshima

Bom Atom di Nagasaki dan Hiroshima

Selesai perang, keadaan malah semakin memburuk. Jepang dipaksa mengganti kerugian Amerika akibat perang yang dilakukan oleh Jepang. Lebih parahnya lagi, embargo minyak, besi, baja oleh Amerika terhadap Jepang sebagai bentuk protes Amerika atas pendudukan Jepang di Tiongkok membuat industri di Jepang sebagai penggerak ekonomi utama masih berlangsung. Banyak pabrik pabrik yang berniat kembali membangun dari nol setelah hancur karena perang mengurungkan niatnya. Rakyat Jepang yang menjadi korban perang hanya dijatah makan sebuah kentang perharinya. Ditengah keadaan yang serba sulit tadi rakyat Jepang kembali belajar dan belajar. Tidak tanggung tanggung, yang dijadikan guru untuk menimba ilmu adalah Amerika Serikat yang bisa dibilang biang kerok keterpurukan Jepang saat itu.

Rice cooker sony yang bikin nasi gosong

Rice cooker sony yang bikin nasi gosong

Hasil belajar dan semangat pantang menyerah tadi akhirnya berbuah manis. Setelah embargo ekonomi selesai, Industri di Jepang kembali bangkit. Tidak hanya membanjiri pasar domestik saja, pasar luar negri seperti Indonesia, Amerika dan eropa juga ikut diserang produk produk asal Jepang. Sayangnya kebanyakan produk produk asal Jepang tadi hanya sebatas barang palsu berkualitas rendahan. Mirip barang made in China sekarang ini. Tau yang namanya Sony kan? itu lho perusahaan yang bikin peralatan elektronik berkualitas tinggi seperti TV Sony Bravia, Laptop Sony Vaio, dan Smartphone Sony Xperia. Pada awalnya, Sony tadi hanya bisa memproduksi sebuah penanak nasi atau rice cooker yang bukannya membuat nasi enak dimakan tapi malah membuat nasi gosong :mrgreen: .

Menyontek Tidak Selamanya Buruk

Emang dasar Jepang. Motto samurai ratusan tahun yang lalu yang bunyinya “Lebih baik mati daripada kalah di medan pertempuran” masih dipegang teguh oleh orang Jepang. Kembali belajar untuk memberbaiki kesalahan dan kualitas berang barang yang diproduksinya. Selain belajar teori teori yang bikin pusing kepala, Jepang juga praktek dengan cara nyontek. Di bidang otomotif (yang jadi nomer 1 didunia) misalnya, coba lihat mobil mobil Jepang keluaran 60 dan 70 an. Terlihat seperti mobil mobil Amerika, Jerman, Itali dan Inggris yang diperkecil bukan? Bedanya dengan nyontek konvensional, mobil mobil yang dicontek tidak persis 100% dengan apa yang dicontek. Malah beberapa ada yang merupakan gabungan dari berbagai mobil seperti Datsun 240Z. Selain itu hasil contekan tadi ditingkat kualitasnya dan beberapa malah melebihi kualitas mobil yang dicontek.

Chevrolet camaro? bukan. Ini Mazda 808

Chevrolet camaro? bukan. Ini Mazda 808

Hasil belajar dengan cara mencontek akhirnya kembali dipasarkan ke luar Jepang. Hasilnya? masih hampir sama saja. Orang masih memandang sebelah mata, namun ada juga yang malah mulai menyukai mobil Jepang karena kualitasnya yang jauh semakin membaik. Pada tahun 1973 entah karena doa, kebetulan atau hadiah dari yang maha kuasa, mobil Jepang yang tadinya dipandang sebelah mata karena irit (saat itu orang belum memikirkan mobil irit bahan bakar) menjadi sangat populer setelah negara negara arab pengekspor minyak terbesar di dunia mengembargo minyak mereka sebagai bentuk protes kepada Amerika yang mendukung Israel menduduki Palestina. Dari sanalah mobil mobil asal Jepang seperti Corolla, Civic maupun Datsun mulai dikenal dan menjadi pilihan pertama orang ketika akan membeli mobil. Eh ternyata efek populernya mobil Jepang juga sampai di Indonesia lho. Tahun 1960an mobil paling populer di Indonesia merknya kalau nggak Holden buatan Australia, Volkswagen buatan Jerman atau Fiat buatan Itali. Tahun 70an merk Jepang mulai mendominasi walaupun bersaing ketat dengan merk asal eropa dan australia. Kemudian tahun 1980an atpm Holden, Volkswagen dan Fiat kabur entah kemana.

Kei car digabung sport car? Honda Beat hasilnya

Kei car digabung sport car? Honda Beat hasilnya

Selain di luar negri, mobil Jepang juga populer di rumahnya sendiri. Tau yang namanya kei car? itu lho mobil kecil imut imut yang mesinnya nggak sampai 660cc. Kalau di Indonesia yang mirip mirip kei car ya Suzuki ST20 alias Trontong, Hijet 55, Daihatsu ceria atau jimni jangkrik. Kei car sendiri merupakan regulasi intensif pajak yang dikeluarkan pemerintah Jepang agar rakyatnya mau dan mampu membeli mobil Jepang. Cuman karena pemerintahnya tidak nasionalis buta kayak yang kemarin katanya mau nasionalisasi perusahaan asing, mobil mobil eropa dan amerika yang ukuran dan mesinnya lebih besar dan harganya lumayan mahal jika dibanding kei car masih boleh jualan dan bersaing dan bahkan boleh membuat kei car asal sesuai spesifikasi. Kalau di Indonesia regulasi kei car ini mirip dengan regulasi LCGC (Low Cost Green Car). Bedanya sih kalau kei car pabrikan lokalnya (jepang) berlomba lomba masuk regulasi kalau lcgc ada nggak ya pabrikan lokal yang bersaing lawan toyota agya :mrgreen: .

Duo Pembalap McLaren Honda. Ayrton Senna dan Alain Prost

Duo Pembalap McLaren Honda. Ayrton Senna dan Alain Prost

Tidak cukup membuat mobil ekonomis, pabrikan otomotif negri matahari terbit tadi juga mulai berekspansi ke dunia motorsport untuk menunjukkan pada dunia bahwa produk otomotif mereka selain efisien dan awet juga bisa kencang. Di Moto GP (World GP) duo Jepang bernama Honda dan Yamaha berhasil menjuarai kejuaraan motor prototype paling bergengsi tersebut. Sudah banyak pembalap menjuarai balapan tersebut dengan menggunakan mesin buatan Jepang. Contohnya saja ada Kenny Roberts, Wayne Rainey, Mick Doohan, Valentino Rossi, Marc Marquez dan masih banyak lagi. Tidak hanya di dunia sepeda motor, di motorsport mobil Jepang juga bisa mendominasi. Misalnya di ajang reli dakkar ada Mitsubishi lewat Pajero dan truk Fuso nya. Balap Formula 1 ada Honda (bersama McLaren yang membentuk McLaren Honda) dengan mobil MP4/4 yang menjuarai seluruh seri F1 tahun 1988 kecuali di Monza karena kecelakaan lewat pembalap Alain Prost dan Ayrton Senna yang persaingannya masih menjadi legenda sampai saat ini. Di 24h Le Mans Mazda menjadi satu satunya pabrikan asal Jepang yang memenangi kejuaraan tersebut lewat Mazda 787b. Di WRC (World Rally Championship) ada Mitsubishi dengan Lancer Evolution dan Subaru dengan Imprezza WRX STi yang saling bersaing untuk menjadi juara. Hasil dari menjadi juara diajang motorsport tadi akhirnya juga berimbas ke naiknya volume penjualan mobil motor dan part aftermarket jepang di pasaran.

Bagaimana dengan Indonesia?

Tahun 1945 Indonesia baru saja merdeka dan membentuk pemerintahan sendiri. Dengan modal peninggalan peninggalan Belanda dan Jepang dan semangat yang berapi api untuk membangun pemerintahan yang berdaulat dengan tangan sendiri. 5 tahun pertama Indonesia merdeka tidaklah mudah dilalui. Belanda enggan mengakui kemerdekaan Indonesia dan berniat kembali menguasai Indonesia. Perang yang diharapkan segera berakhir terus berlanjut. Tahun 1949 setelah babak belur berperang melawan Belanda, akhirnya Indonesia berhasil menjadi negara yang berdaulat dan bersiap membangun bangsanya dengan tangan sendiri. Kalau dilihat keadaan Indonesia tahun 1940an rasanya jauh lebih beruntung dibanding Jepang dimasa yang sama. Pertanyaanya sekarang kenapa Indonesia bisa jauh tertinggal dibanding Jepang saat ini. Bahkan saking tertinggalnya, Orang tidak tahu dimana Indonesia itu berada bahkan sejak bom bali 1 tahun 2002 silam tidak sedikit yang menganggap Indonesia adalah sebuah “terorist paradise” 😦 .

Kalau dari hasil pengamatan ane sendiri, penyebab ketertinggalan Indonesia yang sudah 70 tahun merdeka ini ya karena rakyatnya sendiri. Kok bisa? ya lihat saja banyak orang Indonesia yang malas. Saking malasnya, banyak yang malas mencari berita pembanding dan akhirnya hanya bisa termakan isu yang belum pasti kebenarannya. Kalau beritanya nggak penting kayak “ada nenek nenek jalan dari rt3 ke rt5 kampung sebelah sambil koprol”  sih nggak apa apa nggak mencari pembanding. Tapi lain ceritanya kalau beritanya tentang politik dan sara. Apalagi yang beritanya cuma menjelek jelekkan golongan tertentu. Bisa bisa orang Indonesia bukannya bersatu membangun bangsanya seperti orang Jepang ataupun simbah kita dahulu tapi malah perang saudara.

Ayo Kerja

Ayo Kerja

Karenanya ayo bersatu demi kemajuan Indonesia. Kamu masih pelajar atau mahasiswa? belajarlah dengan sungguh sungguh. Udah kerja? bekerjalah dengan sungguh sungguh. Punya uang? belilah produk dalam negri. Jangan cuma jadi panastak atau panasbung yang saling mencaci satu sama lain atau FBH dan FBY yang saling adu argumen tanpa dasar yang jelas sampai ketahuan begonya. Ingat tidak ada yang instan di dunia ini. Mi instant kayak Indomi yang ada embel embel instanya juga perlu proses sebelum siap dihidangkan bukan?

refrensi :

  • Clarkson car year
  • Kaskus
  • Wikipedia
Iklan

5 thoughts on “Bagaimana Cara Jepang Kembali Menguasai Dunia

  1. Iy betul.. jika ngaku cinta Indonesia, harus beli produk dalam negeri agar ekonomi Indonesia semakin berkembang dan cepat menjadi negara maju.
    kalau saran agan biar Indonesia cepat maju gimana?
    terutama untuk anak mudanya yang akan menentuka nasib Indonesia di masa yg akan datang

    Suka

    • saran sih belajarlah dengan sungguh sungguh dan ikuti passion (minat dan bakat) serta mimpimu sekalipun orang memandang sebelah mata.

      di artikel dijelaskan kan Jepang bikin mobil kecil kayak kutu bernama kei car terus dijual ke seluruh dunia yang awal pemasarannya GAGAL TOTAL karena jaman itu orang belum ngeh sama mobil irit bensin. Belum lagi ukurannya yang kayak kutu mana desainnya nyontek lagi bikin orang yang naikin kei car malu buat naikinnya karena diejek sama orang. Tapi karena keseriusan pengembangan kei car dari sisi teknologi, keamanan dsb, sekarang banyak yang seneng (termasuk ane) sama kei car ini.
      bayangin aja mobil kecil 660cc udah ada turbo 4wd pula plus fitur fitur canggih bin unik ala jepang harganya sama kayak avanza yang apa adanya :mrgreen:

      Suka

  2. Ping balik: Ini Dia Mobil Produksi Pertama Pabrikan Asal Jepang | TechToNime

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s