900km Bersama Suzuki Ertiga

tak terasa sudah 5 harian blog tidak terurus (padahal emang biasanya nggak diurus :mrgreen: ). Selama 5 hari kemarin banyak event event penting seperti peluncuran new CB150R dan Sonic 150 yang sayang nggak bisa mengikuti perkembangannya karena ane pergi ke Bandung. Berhubung belum punya mobil, jadilah pada akhirnya pinjam mobil pakde bernama Suzuki Ertiga. Berhubung blog ini sedikit anti mainstream, jadi kala semuanya bahas CB sama Sonic baru ane bahas Suzuki Ertiga aja deh :mrgreen: .

wayoflifeSebagai info, Eriga yang digunakan adalah rakitan tahun 2013 bertransmisi manual dan telah menempuh jarak 40000an kilo. Ke Bandung  dari Magelang lewat jalur selatan. Bensin yang digunakan cuma sebatas bensin kuning bersubsidi dan jumlah penumpang 6 orang termasuk barang bawaan. Untuk foto foto dikit aja ya.. HP dipake buat GPS sama fotonya udah banyak banget di Internet soalnya.

Desain

Suzuki Ertiga ini dirancang oleh RnD Maruti Suzuki India untuk dijual di pasar negara berkembang seperti Indonesia. Biarpun dijual untuk pasar negara berkembang yang kebanyakan berada di asia, afrika atau amerika latin, tapi sepintas desainnya lumayan eropa banget. Diperhatikan sedikit, sepintas mirip dengan Suzuki Swift dipanjangin. Biarpun desain mobil ini bisa diterima orang Indonesia tidak seperti motor motor Suzuki 😛 (terbukti dari populasinya yang lumayan banyak dijalan), tapi kalo kata ane sih ada sedikit kekurangan di bagian fender depan sama lampu belakang yang sedikit aneh. Keanehan pertama ada di lampu depan bagian samping dekat fender dimana kalau parkir kemudian bagian ini kena matahari bisa bikin silau pejalan kaki. Mungkin bagi yang punya naluri buat modifikasi bisa diberi smoke pada bagian chrome biar makin sporti. Untuk bagian belakang sih acceptable tapi kok lampu belakangnya terasa kurang ya? mungkin kalo diberi garnish atau lampu tambahan kayak Mobilio yang belakangnya eropa banget bisa klop sama desain Ertiga ini. Biarpun ada kekurangan, tapi kata ane sih keseluruhan Ertiga ini bagus.

Mesin

Suzuki Ertiga dibekali mesin SOHC 1400cc (tepatnya 13xxcc) dengan teknologi katup variabel VVT. Baca brosur sih tenaga mesin ini bisa menghasilkan hingga 105hp/6000rpm dan torsi nm/rpm. Karakter mesin mobil ini halus. Bahkan saking halusnya, suara mesin tidak terdengar dan butuh injakan yang agak dalam kala mendahului mobil maupun truk dijalanan menanjak seperti di nagreg. Akselerasi lembut, makanya tenaga baru keluar pas rpm 3000 keatas. Kalo diadu sama mobil yang paling susah disalib di Indonesia (Avanza) akselerasinya kalah tapi mulai putaran menengah baru keluar tenaganya.

ertigaKonsumsi BBM mobil ini uirit mas bro. Sama pakde dibekali bensin premium 200000 ribu (dapet 27,02 liter) dipake jalan dari rumah pakde daerah Pare lanjut ke rumah sekitar 10 km. Keesokan harinya dipake silaturahmi ke Ungaran terus pulang menghabiskan jarak sekitar 100km. Keesokan harinya lagi, dipake bapak bikin sim A di daerah Mungkid karena selama ini bapak ane nyetir pake SIM yang udah kadaluarsa (Jangan ditiru) terus muter muter Borobudur untuk bekam yang menghabiskan jarak sekitar 40km pulang pergi. Keesokan harinya berangkat dari Magelang menuju Bandung dengan bensin yang tersisa. Memasuki wilayah Wangon atau Banjar baru indikator bensin berkedip minta ini bensin. Setelah diisi premium 27.02 liter lagi lanjut perjalanan sampai Bandung lalu jalan jalan menghabiskan 100an km ditengah kota kena macet sambil nyasar sampai cimahi keesokannya. Besoknya lagi pulang lewat jalan yang sama lalu isi bensin di daerah Majalengka 27,02 liter lagi sampai dirumah sisa 1/4 tangki. Di MID menunjukkan average atau konsumsi rata rata 14,5 km/l dengan cara nyetir shifting tiap 3000 sampai 4000 rpm dan injak pedal biasa saja. Terkadang bisa khilaf kalau ketemu mobil jalan pelan atau jalan berkelok kelok seperti di Lumbir atau Nagreg karena ane dan bapak benci ngikutin mobil pelan (bikin ngantuk).

Interior, Fitur, Akomodasi

Didominasi warna beige, Ertiga ini terlihat mewah (Kijang kotak juga mewah dong… dashboarnya kan juga beige :mrgreen: ). Duduk di depan maupun tengah buat ane yang tingginya 171cm dengan bb 90kg (musti diet ini) masih terasa nyaman walau jok dimajuin sampai mentok. Sayangnya ane kesulitan untuk keluar dari mobil karena pintu keluar rasanya kecil. Untuk jok baris ke 3 ane udah kapok duduk disana. Kepala mentok plafon dan dengkul nabrak jok baris ke 2. Bagian belakang ini akhirnya cuma diduduki adek yang masih SD sama barang barang karena keluarnya juga susah. Dibandingkan dengan Avanza, kalo kata bapak ane Ertiga ini ibarat orang pake baju tebel double pula dibungkus jaket sedangkan Avanza sekedar orang pake kaos. Makanya nggak heran kalau Ertiga lebih nyaman walaupun lebih sempit dibanding Avanza. Oh iya, bagasi belakangnya kecil banget kalo jok ke 3 dipake. Kira kira cuma bisa muat bantal guling 😆 . Beda sama Avanza yang bisa dimuatin galon.

ertiga2Untuk fiturnya, mobil ini tergolong lengkap. Ada ABS, Dual SRS Airbag, EPS, HU Double din, Tombol di stir, sensor parkir, ac double blower, power window dsb (norak ya PW aja disebut… maklumlah sebelumnya paling bagus naek Avanza tipe E keluaran 2008. Sebelumnya sih cuma minibus keluaran 80 sampai 90an macam Daihatsu Zebra, Colt T120SS atau Carry Futura yang masih engkol power).

Handling, Kenyamanan

Handling Ertiga ini sedikit limbung ketika diajak menari didaerah seperti plumbon – Wangon (bapak mantan peslalom soalnya… jadi nggak boleh lihat jalan mulus berkelok sedikit :mrgreen: ). Walau begitu, untuk masalah kenyamanan mobil ini juaranya. Suspensi empuk masih terasa nyaman kala melewati daerah Banyumas Cilacap yang bergelombang walau sedikit nggak enak (kebiasa aspal mulus Magelang).

Itu tadi review singkat naek Suzuki Ertiga sekitaran 1000km jadi penumpang plus sopir walau sedikit banget. Overall mobil ini jadi mobil paling enak yang pernah ane coba (kandidat lainnya Avanza E, Kijang SUper, Suzuki Carry Futura, Daihatsu Zebra, Zebra Espass, Mitsubishi Colt T120ss, Suzuki Esteem, Suzuki Katana, Jeep CJ7, Chevrolet Trooper sama versi pickup masing masing mobil yang ada versi pickupnya) dan bensinnya irit 14,5km/l. Sayang mobilnya harus segera dibalikin… mungkin suatu saat nanti bisa beli sendiri deh.

Iklan

5 thoughts on “900km Bersama Suzuki Ertiga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s