Suzuki TR50 & TR110 Street Magic Matic Trail dari Suzuki

Jujur saja sebenarnya bisa dibilang ane FBH dan FBS untuk urusan kendaraan roda dua buatan Jepang. Jadi FBH dan FBS karena ane suka perkembangan teknologi 2 pabrikan bersangkutan (merk Y dan K juga nggak kalah sih, cuma kok yang bisa membuat ane berkesan kok cuma H sama S ya? ). Bedanya kalau Honda pengembangan teknologi untuk dipasarkan ke konsumen lebih cenderung wait and see terlebih dahulu lalu memperbaiki kesalahan yang ada, misalnya sebelum AHM menjual Honda Vario, AHM lihat dulu perkembangan Yamaha Mio dan bagaimana reaksi konsumen. Sedangkan Suzuki sukanya bikin innovasi yang mendahului zamannya tapi apesnya karena suatu hal produknya nggak laku terus dihentikan produksinya. Ajaibnya beberapa tahun setelahnya ketika pabrikan lain bikin produk serupa eh malah produk tersebut bisa laris dipasaran :mrgreen: . Contohnya aja dulu Suzuki mengeluarkan motor bebek dengan lampu bego (lampu di tebeng depan) tahun 2006 dengan nama Arashi. Karena tidak laku akhirnya produksinya dihentikan tahun 2008. tahun 2009 Honda bikin motor bebek serupa dengan nama Honda Blade dan di sini (Jogjakarta) terlihat jauh lebih banyak Honda Blade wira wiri dijalan dibanding Suzuki Arashi :mrgreen: .

12174204_480mwBalik lagi biar sesuai judul. Di Indonesia kita mengenal Yamaha X-Ride atau Yamaha TTX di luar sana sebagai motor matic hasil kawin silang antara scooter matic dengan motor garuk tanah (trail). Namun tahukah anda kalau Suzuki pernah bikin konsep serupa jauh sebelum Yamaha X-Ride diperkenalkan pada tahun 2012. Sekitar akhir tahun 1990an Suzuki memperkenalkan Matic bermesin 2 tak 50cc yang bentuknya benar benar nggak umum. Sepintas terlihat seperti motor batangan apalagi rangka tengahnya yang sepintas mirip Deltabox nya Yamaha Vixion, tapi begitu diamati secara detail baru ketahuan kalo mesinnya mirip scooter pada umumnya :mrgreen: .

art0028kDari berbagai media yang ane baca, motor ini diperkenalkan pertama kali pada tahun 1997 dengan mesin 2 tak 50cc. Kemudian dijual bersama versi 2 tak 110cc dengan nama Street Magic II TR110 yang memiliki ukuran yang lebih besar dibanding versi 50ccnya. Trail mini bermesin matic ini pada akhirnya di discontinue pada tahun 2005 dengan total penjualan sekitar 5000 unit TR110 di Jepang (entah dieropa).

Last, coba saja ada motor ini di Indonesia dengan mesin 125cc Suzuki Spin, Skywave, atau Hayate atau malah 110ccnya Suzuki Nex, Skydrive atau Address. Kayaknya asyik aja naik motor matic yang bisa diajak main ke jalan jelek (nengok vartech yang bagian bawahnya udah baret parah). Selain itu desainnya yang tidak umum menjadikannya unik dan nyentrik. Daripada ngarep AHM jual Honda Zoomer X yang sepertinya nggak akan terjadi sebelum kompetitornya ngomporin AHM duluan.

Semoga bermanfaat.

Iklan

3 thoughts on “Suzuki TR50 & TR110 Street Magic Matic Trail dari Suzuki

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s