Tahun Depan, SIM Motor Harus Sesuai dengan Kapasitas Mesin

Baca berita di vivanews dapet berita ginian:

SIM motor akan dibagi menjadi tiga kategori.
Jum’at, 8 Mei 2015 | 14:17 WIB
Oleh : Rendra Saputra, Dian Tami
Tahun Depan, SIM Motor Harus Sesuai dengan Kapasitas Mesin
VIVA.co.id – Aparat kepolisian tengah berencana memberlakukan pemakaian Surat Izin Mengemudi (SIM) khusus bagi para pengendara motor gede (moge). Jadi, bila sebelumnya para pemilik moge yang hanya memakai SIM C biasa, harus membuat SIM lagi khusus moge.

Menurut Kepala Korps Lalu Lintas Mabes Polri (Kakorlantas), Irjen Pol Condro Kirono, langkah ini bukanlah sebuah wacana, melainkan bakal ditetapkan dalam waktu dekat.

“Kita sedang mengarahkan hal ini (SIM Moge), mungkin akan ada perbedaan untuk kelas motor sendiri,” ujar Condro Kirono saat peresmian safety riding center Astra Motor di Yogyakarta, Jumat 8 Mei 2015.

Untuk pembagian klasifikasi kelas SIM motor, Condro menyatakan bakal membaginya menjadi tiga kategori.

Artinya, SIM baru ini nantinya akan disesuaikan dengan kapasitas mesin. Mulai dari yang terendah di bawah 250cc hingga di atas 500cc.

“Mungkin kita akan bagi per cc, misalnya kategori di bawah 250cc, lalu ada lagi 250-500cc dan kemudian di atas 500cc. Sehingga mungkin nantinya ada SIM C, SIM C1 dan SIM C2,” ujar Condro.

Peraturan ini sedianya bakal diberlakukan mulai 2016 mendatang. “Mudah-mudahan sudah ada pada tahun 2016,” kata dia. (one)

Jadi dikatakan bahwa tahun depan (kalau jadi) SIM untuk sepeda motor akan dibuat berjenjang sehingga nantinya agar bisa mengendarai moge (diatas 250cc) diperlukan SIM khusus lagi. Menurut ane sih bagus untuk diterapkan, karena mengendarai motor bebek 125cc akan jauh terasa bedanya dengan motor 250cc 1 silinder (150cc 2 tak eksotis macam NSR SP dan Ninja KRR atau 125cc 2tak seperti Aprilia RS dan Cagiva Mito saja powernya udah ngeri). Tau sendiri kan tidak sedikit pengguna motor besar (yang kecil juga nggak kalah banyak) yang terkesan arogan dan tidak mau mengalah ketika berkendara dijalan. Lebih parah lagi bukannya introspeksi diri malah membuat pembelaan diri seperti yang pernah heboh beberapa saat yang lalu :mrgreen: .

Kenapa SIM berjenjang seperti ini tidak dibuat sejak dulu? mungkin karena pada jaman eyang Suharto masih memerintah, sepeda motor yang beredar di Indonesia maksimal hanya memiliki kapasitas mesin 200cc. Tengok saja motor lokal pada saat itu seperti Honda CB200 dan Tiger atau Kawasaki Binter Merzy yang mentok hanya 200cc dari pabriknya. Aturan maksimal 200cc ini akhirnya dicabut pada sekitar tahun 90an dan ditandai masuknya moge diatas 250cc secara resmi seperti CB400 Super Four dan Suzuki GSX Bandit dan masuknya Suzuki Thunder 250.

Last, semoga dengan adanya sim berjenjang ini kualitas pengendara dan keselamatan berkendara di Indonesia meningkat menjadi lebih baik. Jangan lupa juga minimalkan (bahkan kalau bisa musnahkan) korupsi di institusi penerbit SIM šŸ˜‰ .

sumber berita : http://otomotif.news.viva.co.id/news/read/623552-tahun-depan–sim-motor-harus-sesuai-dengan-kapasitas-mesin

Iklan

One thought on “Tahun Depan, SIM Motor Harus Sesuai dengan Kapasitas Mesin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s