Balapan Paling Berbahaya di Dunia

Sejak ditemukan pada akhir abad 19, kendaraan bermotor dengan mesin bensin mulai digunakan untuk balapan sama seperti kuda. Tujuannya sama, yaitu berlomba untuk menjadi yang tercepat dan mempromosikan mobil / motor dengan internal combustion ke masyarakat.

Seiring dengan berkembangnya teknologi, mobil dan motor yang dipakai untuk balapan pun menjadi semakin cepat. Lama kelamaan balapan menjadi sangat berbahaya dan mobil atau motor balap bisa menjadi mesin pembunuh bagi pembalap maupun penontonnya. Karena itulah diciptakan perangkat keamanan seperti Helm, Wearpack, Guard rail dll untuk meningkatkan safety dalam balapan.

Sayangnya terkadang teknologi dalam safety kalah cepat dibandingkan teknologi mesin. Sehingga tidak jarang balapan menjadi berbahaya kembali, nah berikut ini adalah beberapa balapan yang punya level ke gregetan dan resiko cedera parah paling banyak menurut ane.

Isle Man TT

Isle of Man TT (Tourist Trophy) adalah salah satu balapan motor paling bergengsi sekaligus tertua didunia. Balapan ini awalnya diadakan pada tahun 1907 dengan nama Auto-Cycle Tourist Trophy.

Yang membuatnya berbahaya adalah kondisi trek yang berada di jalanan pulau Isle yang sempit, bumpy (bergelombang), hewan ternak yang sembarangan menyebrang, pagar kawat berduri atau tembok batu di sepanjang lintasan. Diperparah lagi motor yang digunakan bukan hanya motor kecil seperti yang beredar di Indonesia, namun kelasnya sudah superbike seperi Yamaha R1, CBR1000 Fire Blade dsb. Walaupun dianggap berbahaya dan bahkan pernah diboycot oleh para pembalapnya karena masalah safety, namun balapan ini masih tetap tidak sepi peminat sampai sekarang.

Group B rally

Grup B adalah seperangkat peraturan yang diperkenalkan pada tahun 1982 untuk balap mobil reli yang diatur oleh FIA. Peraturan Grup B menghasilkan banyak mobil reli tercepat, paling kuat dan canggih (pada saat itu) yang pernah dibuat. Era Grup B ini boleh dibilang sebagai golden age nya reli sehingga reli ini sering dikatakan reli legendaris dikalangan penggemar reli.

Mobil mobil yang berlaga di ajang grup B bukan hanya mobil biasa yang kita jumpai di jalanan. Mobil mobil seperti Audi Quattro S1, Lancia Delta S4, Peugeot 205 T16, Renault 5 Turbo, Ford RS200 dsb. Mobil mobil diatas paling tidak dapat menghasilkan tenaga hingga lebih dari 600hp dengan bobot kurang dari 1 ton. Terasa masih biasa saja? coba setir di jalanan tanah yang tidak rata dengan kerumunan spectator (penonton) yang ndablek nonton sampai ketengah jalan. Karena ke ndablekan penonton ini pada stage “Lagoa Azul” saat reli Portugis (Portuguese Rally) tahun 1986 dekat daerah Sintr, Driver Ford RS200 yang sekaligus menjadi Juara nasional Portugal Joaquim Santos terpaksa berbelok ke kanan sedikit ketika mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi untuk menghindari sekelompok penonton ndablek tadi dan menyebabkan dia kehilangan kontrol RS200 nya. Mobil berbelok ke kanan dan menabrak penonton. Akibatnya 31 orang terluka dan 3 lainnya tewas.

Balapan ini pada akhirnya dihentikan oleh FIA pada tahun 1986 setelah kecelakaan yang mengakibatkan pereli Henry Toivonen dan co-driver Sergio Cresto meninggal ketika berlaga di Tour de Corse Perancis dengan Lancia Delta S4 nya pada tanggal 2 Mei 1986. Penyebab dari jatuhnya Lancia Delta S4 kedalam jurang dan akhirnya meledak dan terbakar masih menjadi misteri sampai sekarang.

F1 turbo

F1 turbo era 1980an boleh dibilang greget maksimal karena power mesin yang dihasilkan bisa mencapai 1500hp. Dengan bantuan turbo bertekanan besar, tim Brabham yang hanya memasang mesin BMW M12 1500cc 4 silinder dapat menghasilkan power hingga 1500hp (sayangnya jarang menang karena sebelum finish bensinnya habis duluan :mrgreen: . Dikombinasikan dengan bobot mobil F1 yang ringan (sekitar 500kg) menjadikan power to weight ratio nya besar. Tambah greget karena pada saat itu mobil F1 belum mengenal electronic traction management sehingga resiko mobil melintir dan menabrak menjadi jauh lebih besar. Selain itu cara pengoperasian mobil ini berbeda jauh dengan F1 yang kita kenal sekarang. Misalnya saja jika sekarang mobil F1 cukup menekan tombol yang ada di stir untuk pindah gigi maka pada mobil F1 jaman 1980an untuk memindah gigi harus dengan menggerakkan tuas perneling yang ada di sebelah kanan driver sambil menginjak pedal kopling seperti mobil transmisi manual pada umumnya. Terlihat biasa saja? coba lakukan sambil cornering di kecepatan 200kpj lebih dengan 1 tangan memegang stir yang berat karena belum ada power steering.

Balapan memang bisa menjadi sarana memuaskan hasrat untuk ngebut dan menjadi yang tercepat sekaligus sebagai ajang pamer teknologi. Balapan seharusnya dilakukan di jalanan khusus (sirkuit) dengan perangkat safety yang memadai. Bukan sekedar pasang ban cacing lalu adu drag di jalanan umum tanpa memakai perangkat safety (helm saja tidak) sambil memaksa wheelie motor bebeknya yang mengakibatkan hilangnya kendali dan menabrak pengguna jalan yang tidak berdosa.

Iklan

4 thoughts on “Balapan Paling Berbahaya di Dunia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s