Cara Cek Kondisi Oli

Ibarat darah dalam tubuh manusia, oli berperan penting untuk melumasi bagian bagian dalam mesin mobil/motor kita. Bayangkan saja kalau nggak ada oli didalam mesin, bisa bisa baru digeber 5 menit udah jadi serbuk besi mesinnya :mrgreen: . Menurut buku panduan (atau buku manual) pabrikan merekomendasikan menggunakan oli jenis tertentu dan diganti setiap rentang beberapa ribu km sekali. Di buku manual Vartech (Vario Techno) ane sendiri, AHM merekomendasikan memakai oli dengan spesifikasi SAE:10W-30, API:SJ, JASO:MB dan diganti setiap 4000km.

AHM Oil bawaan

 

Kenyataan di lapangan ada motor yang tiap hari terkena macet terus menerus sehingga logikanya walaupun hanya berjalan 1000km dalam 1 bulan namun karena kena macet terus menerus tadi mesin seakan akan sudah berjalan 2000km. Selain itu ada juga yang jarang banget menggunakan motornya sehingga walaupun sudah 1 tahun sejak terakhir kali ganti oli. 2 kondisi ini membuat patokan 4000km sekali ganti oli menjadi tidak pasti.

Ternyata selain melihat dari jarak yang tertera di odometer, ada cara lain untuk memastikan saatnya ganti oli atau belum. Modalnya cukup setetes oli dan tisu. Langkahnya, pertama tama teteskan oli ke permukaan lalu sesuaikan dengan tabel oli dibawah ini.

tabel oli

tabel oli

semoga bermanfaat.

Iklan

4 thoughts on “Cara Cek Kondisi Oli

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s